Ngomongin oligarki. Kayaknya banyak yang bakalan skip nih, tapi tolonglah jangan skip demi masa depan kita bersama 🙏
Buat kamu yang belum tahu, oligarki itu apa sih? Oligarki adalah sistem pemerintahan di mana kekuasaan dipegang oleh sekelompok orang kecil yang punya pengaruh besar. Biasanya sih mereka dari kalangan elite atau orang kaya.
Oligark tanpa i? Itu anggota oligarki.
Contoh yang simpel aja: Bayangin di sekolah kamu ada geng populer yang rada rese. Mereka bisa bikin atau nentuin tren fashion, bikin orang lain takut sama mereka, bahkan bisa bikin aturan yang cuma menguntungkan geng mereka doang.
Padahal, murid lain lebih banyak, kan? Seharusnya bisa ngelawan. Tapi karena geng ini udah "OP", mereka yang lain jadi ngga berdaya.
Mereka ganggu banget sih. Tapi, kenapa masih ada?
Jawabannya sederhana: Mereka punya duit banyak. Jadi, sekolah ngga berani nolak, karena kalau geng ini "dibasmi", sekolahnya bisa rugi.
Begitu deh, itulah oligarki dalam kehidupan sehari-hari. Oligarki itu ngga cuma ada di sekolah, tapi juga di kehidupan nyata, termasuk di negara kita.
Sekarang, pertanyaannya: Which one are you?
Oligarki jadi bahan pembicaraan yang ngga pernah ada habisnya. Banyak yang pengen melawan, tapi sayangnya ngga banyak yang ngerti cara efektifnya. Cuma komen julid atau demo doang ngga cukup buat ngelawan power mereka. Di Amerika, ada gerakan Occupy Wall Street dengan slogan "We are the 99%, they are the 1%". Tapi ya... hasilnya? Gak banyak berubah, oligarki tetap kuat sampai sekarang.
Apa artinya? Ini menunjukkan kalau banyak orang yang ngga aware dengan kondisi darurat negara kita. Ada dua kubu: Indonesia darurat dan Indonesia baik-baik aja. Dan kebanyakan orang yang cuma asik dengan dunia mereka sendiri, sibuk pamer harta atau skill demi tampil keren di mata orang lain, biasanya merasa kalau oligarki ngga seburuk itu. Mereka masih bisa enjoy hidup.
Lagian, kenapa pusing soal deflasi, harga barang naik, pendidikan jelek, atau korupsi pejabat kalau akhir pekan masih bisa bersenang-senang, kan? Hidup masih bisa tenang, meskipun di bawah bayang-bayang oligarki.
Padahal, kalau kamu peduli sama negara, kamu ngga bakal tinggal diam. Kamu bakal mikirin perubahan dan berusaha untuk mewujudkannya, bukan cuma ngomongin doang. Aktivitas berpikir bukan hanya soal "common sense", tapi juga sebagai wujud dedikasi kepada Sang Pencipta.
Iya, demokrasi itu yang jadi sumber masalahnya. Kalau kita tetap mempertahankan demokrasi, ya perjuangan kita ngga akan ada artinya. Jadi, gimana dong?
Penasaran bagaimana Khilafah bisa menghilangkan oligarki? Gampang! Cek terus blog ini ya!
See you!


0 comments:
Posting Komentar